Battery adalah sebuah alat yang dapat merubah energi kimia yang disimpannya menjadi energi listrik bertegangan dc yang dapat digunakan oleh suatu perangkat elektronik dc. Didalam solar panel system battery berfungsi untuk menyimpan arus listrik bermuatan dc yang di hasilkan oleh panel surya dan tegangannya telah di sesuaikan oleh solar charge controller sehingga dapat di simpan kedalam battery.

Di dalam solar panel system battery secara umumnya terbagi menjadi 3 type yaitu :
– Battery VRLA ( Valve Regulated Lead Acid )
– Lithium
– OPZV

1. Battery VRLA ( Valve Regulated Lead Acid )

Battery VRLA (valve-regulated lead-acid battery) adalah sebuah baterai dengan elektroda yang terbuat dari timbal yang terendam oleh asam sulfat encer. Seringkali battery ini dinamakan battery kering dan karena bentuk serta rancangan dari battery ini, menyebabkan mereka dapat dipasang di posisi mana saja dan tidak memerlukan pemeliharaan yang konstan bila dibandingkan dengan battery basah / aki basah. Namun istilah “bebas perawatan” ini juga tidaklah benar dan masih keliru karena battery VRLA tetap masih perlu dibersihkan dan dilakukan pengujian fungsional secara teratur. Battery jenis ini banyak digunakan dalam perangkat listrik portabel yang besar, sistem tenaga off-grid ( tidak terhubung ke jaringan listrik PLN ) dan lain-lainnya. Battery VRLA sangat rentan dengan panas yang tinggi sehingga dapat menyebabkan rusaknya cel-cel baterai.

2. Battery Lithium

Baterai ion litium (biasa disebut Baterai Li-ion atau LIB) adalah salah satu anggota keluarga baterai isi ulang (rechargable battery). Di dalam baterai ini, ion litium bergerak dari elektroda negatif ke elektroda positif saat dilepaskan, dan kembali saat diisi ulang. Baterai Li-ion memakai senyawa litium interkalasi sebagai bahan elektrodanya, berbeda dengan litium metalik yang dipakai di baterai litium non-isi ulang.

Baterai ion litium umumnya dijumpai pada barang-barang elektronik konsumen. Baterai ini merupakan jenis baterai isi ulang yang paling populer untuk peralatan elektronik portabel, karena memiliki salah satu kepadatan energi terbaik, tanpa efek memori, dan mengalami kehilangan isi yang lambat saat tidak digunakan.

3. Battery OPzV

Baterai OPzV merupakan singkatan dan arti sebagai berikut O untuk Ortsfest yang berarti stationary diam, PanZerplatte yang artinya plat tubular Versclossen yang artinya tertutup. Battery OPzV menggunakan tubular gel dimana serbuk silika ditambahkan ke elektrolit untuk membentuk cairan yang tebal seperti gel , kadang dikenal juga dengan sebutan baterai silika .

Baterai OPZV merupakan pilihan terbaik dalam lingkungan yang sangat keras. Baterai OPzv didesain untuk memiliki umur yang panjang , tahan dengan guncangan , performa discharge yang bagus , dan perawatan yang sedikit , Dll.
Baterai OPzV sangat cocok digunakan di lingkungan yang tidak bersahabat , seperti penggunaan di luar ruangan dengan temparatur yang panas , tempat yang sering terjadi pemadaman listrik , discharge ekstrim , jaringan listrik yang tidak stabil , dan pengaplikasian ke sistem penyimpanan energi dengan lingkungan listrik yang kompleks , memberikan keamanan baterai dengan servis waktu umur pakai yang lama.